Breaking Posts

6/trending/recent
Type Here to Get Search Results !

Mengarungi Diri Menuju Allah Jilid 2


Judul: Mengarungi Diri Menuju Allah Jilid 2

Penulis                               : Prof. Dr. H. Salmadanis, M.A

Editor                                : Armaidi Tanjung, S.Sos, M.A.

Penerbit                             : Pustaka Artaz

ISBN lengkap                    : 978-979-8833-36-6

ISBN jilid kesatu               : 978-979-8833-38-0

Cetakan I                           :  September 2020

Cetakan II                          :  Maret 2025

Halaman                            : x +195

Harga                                  : Rp 65.000

 Perhatian Islam demikian besar terhadap hak asasi manusia. Seluruh ajaran dan aturan yang terdapat dalam syariat Islam, baik dalam bidang ibadah, muamalah, jinayah, dan sebagainya berorientasi kepada pengakuan, penghormatan, dan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. Hak-hak pokok tersebut berkaitan dengan pemeliharaan kelima pilar pokok kehidupan manusia, yakni agama, jiwa, keturunan dan kehormatan, harta, dan akal, dalam tingkatan dharûrîyah, yakni sangat penting atau primer.

Sedangkan hak-hak pendukung adalah hak-hak yang berfungsi mendukung dan menyempurnakan hak-hak pokok. Tanpa adanya hak-hak pendukung, manusia mengalami hambatan, kesulitan, dan ketidaknyamanan di dalam kehidupannya, meskipun tidak sampai mengancam eksistensi kehidupan. Hak-hak pendukung juga berkaitan dengan pemeliharaan kelima pilar pokok kehidupan manusia dalam tingkat hâjîyah (sekunder, penting) dan tahsînîyah (tertier, penyempurna). Perincian dan contoh hak-hak pokok dapat terlihat pada penjelasan berikut.

Salah satu fenomena yang sering diramalkan akan menjadi trend di abad milenial XXI ini adalah munculnya kembali gerakan spiritualitas baru melalui ajaran-ajaran tasawuf. Gerakan ini disebut “kemelekan spiritual” atau kebangkitan spiritual atau lebih keren lagi " kerinduan kepada pembersihan hati dari noda-noda dunia yang tidak berujung kepada kedamain jiwa bahkan menjauh dengan Tuhan Allah pemilik ketenangan itu sendiri. Maka hampir semua akademis memiliki kesamaan misi, yakni memenuhi hasrat spiritual yang mendamaikan hati. Tuntutan untuk melakukan gerakan ini dilatarbelakangi oleh banyak hal.

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.