Breaking Posts

6/trending/recent
Type Here to Get Search Results !

Pikiran dan Jiwa


Judul: Pikiran dan Jiwa

Penulis: Mira Guasvina

Editor :  Armaidi Tanjung

Penerbit  : Pustaka Artaz

Anggota IKAPI:   038/SB/2023

ISBN: 978-979-8833-00-0

Cetakan I:   April 2025

Halaman:  xiv + 104

Harga : Rp

 “Pikiran dan Jiwa”, sebuah perjalanan puisi yang menelusuri lorong-lorong jiwa dan kehidupan. Buku puisi ini lahir dari keinginan untuk mengabadikan setiap detak perasaan dan momen yang telah membentuk diri saya, sebagai individu yang terus bergulat dengan realita kehidupan. Di sini, saya membiarkan kata-kata mengalir sebagai cermin dari kisah pribadi, rindu, harapan, dan kadang juga duka, yang pernah saya rasakan di tengah arus kehidupan yang begitu dinamis.

“Pikiran dan Jiwa” tidak hanya menceritakan tentang perjalanan batin seorang ibu, pekerja, dan seorang manusia yang berusaha mencari makna dalam setiap langkahnya, tetapi juga menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa yang mengukir wajah negeri ini. Melalui bait-bait puisi, saya mencoba menangkap esensi dari perjuangan, kerapuhan, dan kekuatan yang ada di balik setiap peristiwa yang terjadi—baik itu kegembiraan maupun kepedihan yang mewarnai hari-hari kita.

Membaca buku ini bagai membaca perjalanan hidup seorang Mira yang pikiran dan perasaannya  tergabung dalam jiwanya. Kita sering kali dihadapkan pada pertanyaan mendasar tentang siapa kita, mengapa kita ada, apa yang kita inginkan, dan bagaimana kita bisa mencapai kebahagiaan yang sejati. Buku "Pikiran dan Jiwa" ini adalah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Dengan bahasa yang sederhana namun tetap kaya metafora yang mendalam, buku ini membawa kita dalam perjalanan eksplorasi diri, menggali potensi pikiran dan jiwa kita. Melalui halaman-halaman buku ini, kita akan menemukan inspirasi untuk meningkatkan kesadaran diri, membangun kepercayaan diri, dan mencapai tujuan hidup kita. Dan tak banyak yang ingat bahwa tujuan kita berakhir di akhirat yang akan abadi sepanjang masa.

Dalam setiap bait yang ditulis, terlihat bagaimana penulis memadukan kepekaan terhadap kehidupan dengan kekuatan kata-kata yang indah dan penuh makna. Puisi-puisi seperti Luka Negeri dan Palestina, Luka yang Tak Pernah Padam menggambarkan kepedulian sosial dan kritik terhadap ketidakadilan yang masih terjadi di dunia. Sementara itu, puisi seperti Kamu Hebat dan Cahaya Perjuangan menjadi pengingat bahwa di tengah kesulitan, selalu ada harapan dan kekuatan dalam diri setiap manusia.

Gaya bahasa dalam buku ini mengalir lembut, kadang lirih seperti angin yang membawa rindu, kadang tajam seperti gelombang yang menghantam realitas. Keindahan diksi yang digunakan Mira Gusvina membuat setiap puisi terasa hidup, menggugah emosi, dan mengajak pembaca untuk merasakan setiap kata dengan hati.

Selain sebagai refleksi pribadi, buku ini juga menjadi bentuk perlawanan terhadap berbagai persoalan yang terjadi dalam kehidupan. Dari tema cinta, spiritualitas, hingga kritik sosial, semua terangkum dalam harmoni yang mengajak pembaca merenung lebih dalam.

Dalam setiap bait yang ditulis, terlihat bagaimana penulis memadukan kepekaan terhadap kehidupan dengan kekuatan kata-kata yang indah dan penuh makna. Puisi-puisi seperti Luka Negeri dan Palestina, Luka yang Tak Pernah Padam menggambarkan kepedulian sosial dan kritik terhadap ketidakadilan yang masih terjadi di dunia. Sementara itu, puisi seperti Kamu Hebat dan Cahaya Perjuangan menjadi pengingat bahwa di tengah kesulitan, selalu ada harapan dan kekuatan dalam diri setiap manusia.

Gaya bahasa dalam buku ini mengalir lembut, kadang lirih seperti angin yang membawa rindu, kadang tajam seperti gelombang yang menghantam realitas. Keindahan diksi yang digunakan Mira Gusvina membuat setiap puisi terasa hidup, menggugah emosi, dan mengajak pembaca untuk merasakan setiap kata dengan hati.

Selain sebagai refleksi pribadi, buku ini juga menjadi bentuk perlawanan terhadap berbagai persoalan yang terjadi dalam kehidupan. Dari tema cinta, spiritualitas, hingga kritik sosial, semua terangkum dalam harmoni yang mengajak pembaca merenung lebih dalam.

 

 

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.